JoomlaWatch 1.2.12 - Joomla Monitor and Live Stats by Matej Koval

Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini16
mod_vvisit_counterKemaren100
mod_vvisit_counterMinggu ini116
mod_vvisit_counterMinggu lalu1125
mod_vvisit_counterBulan ini2719
mod_vvisit_counterBulan lalu5078
mod_vvisit_counterSemuanya87582

We have: 2 guests, 2 bots online
Your IP: 38.107.179.241
 , 
May 21, 2012
Kesempatan 2 Menit Cetak

Roberto Mancini mengangkat tangannya. Ketegangan selama 44 menit yang menyelimutinya serasa terangkat ketika menyaksikan Edin Dzeko dan Sergio Aguero mencetak gol, yang membuat kesebelasan yang dilatihnya menang dan menjuarai liga Inggris untuk pertama kalinya dalam 44 tahun. Betapa tidak, dengan keharusan menang agar bisa juara, Mancini sulit tersenyum ketika Djibril Cisse menjebol gawang kesebelasannya di menit ke-48, yang menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Jika keadaan itu bertahan sampai akhir, artinya Manchester City (selanjutnya disebut City), klubnya itu, harus menunggu lebih lama lagi untuk menjadi kampiun di negeri Ratu Elizabeth itu. Keadaan seperti ini membuat timnya terus-menerus menyerang agar sanggup menambah gol untuk menang. Ditambah kartu merah yang membuat lawannya bermain dengan 10 orang, kesempatan menang semakin terbuka baginya. Namun pada menit ke-65, sebuah tandukan kembali menjebol gawang City. 1-2. Tanda-tanda malapetaka mulai menyelimuti stadion Etihad, tempat City bermarkas. Sampai menit 90, kedudukan tidak berubah. Para pendukung City mulai menangis, marah, dan memperlihatkan ekspresi kekecewaan mendalam. Frustrasi. Sedih. Bahkan ada yang membanting syal dan menginjak-injaknya tanda kesal. Mancini tak kalah berang. Berkali-kali ia terlihat marah dan mengamuk untuk memotivasi anak asuhnya agar lebih giat menyerang supaya bisa menambah gol.

Baca lebih lanjut...
 
Arogansi Cetak

Dalam dua minggu terakhir ini ada banyak peristiwa yang ditunjukkan kepada kita tentang : arogansi. Orang-orang yang bertindak arogan oleh karena kekuasaan yang ia miliki. Kekuasaan yang dipergunakan dengan sewenang-wenang dan semena-mena. Lihatlah tentang “cowboy Palmerah”, penyerangan ormas ke sebuah kampung di Solo atau penggusuran yang dilakukan dengan cara kekerasan. Bahkan orang kebanyakan pun ikut-ikutan menunjukkan kekuasaannya melalui arti kata “massa”. Massa yang menduduki lahan, massa yang merusak aset perusahaan, massa yang memukuli pelaku kejahatan, dll.

Kuasa atau kekuasaan itu bagaikan pisau. Dia bisa dipergunakan untuk memotong buah dan sayur namun dia bisa juga dipergunakan untuk melukai orang. Kuasa atau kekuasaan itu adalah satu hal yang netral. Dia bisa menjadi positif ketika berada di tangan orang yang dengan bijaksana mempergunakannya sesuai dengan tujuan negara atau organisasi atau masyarakat. Namun, sebaliknya kuasa itu menjadi kuasa yang menghancurkan orang lain jikalau dipergunakan hanya berdasarkan keinginan, maksud, tujuan, nafsu dari orang yang mempunyai kekuasaan itu.

Baca lebih lanjut...
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

Halaman 1 dari 45