JoomlaWatch 1.2.12 - Joomla Monitor and Live Stats by Matej Koval
Berserah Kepada Yesus (KJ 364) PDF Cetak Surel
Ditulis oleh Administrator   
Minggu, 18 Juli 2010 14:04

Judul Asli     : “All to Jesus, I Surrender”

Teks            : Judson W. Van Deventer (1896)

Musik          : Winfield S. Weden (1896)

Alih bahasa  : Yamuger 1975

 

1.  Berserah kepada Yesus tubuh, roh dan jiwaku;

     kukasihi, kupercaya, kuikuti Dia t’rus.

     Refrein :

           Aku berserah, aku berserah;

           kepadaMu, Jurus’lamat, aku berserah!

2.  Berserah kepada Yesus di kakiNya ‘ku sujud.

     Nikmat dunia kutinggalkan; Tuhan, t’rima anakMu!

3.  Berserah kepada Yesus aku jadi milikMu.

     B’ri kasihMu dan kuasaMu, ya, berkati anakMu!

4.  Berserah kepada Yesus kurasakan apiNya.

     Kar’na s’lamat yang sempurna puji, puji namaNya!

 

Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku. (Lukas 14 : 33).

Ketika seseorang sedang menghadapi masa sulit, entah itu masalah kesehatan, keluarga, keuangan, studi, biasanya ibadah juga tidak akan dilewatkan. Ada beberapa lagu himne yang memang menjadi favorit untuk dinyanyikan karena melodi yang sangat tepat dengan keadaan kita dan juga syairnya. “Berserah kepada Yesus: tubuh, roh, dan jiwaku.” Lagu KJ. No. 364 ini sering terdengar dilantunkan oleh beberapa mahasiswa yang akan menghadapi ujian.

Syair lagu “Berserah kepada Yesus” ditulis oleh Judson W. Van Deventer (1855-1939) seorang artis yang yang sangat potensial dan pengajar bidang seni di Sharon, Pennsylvania Amerika Serikat. Penulisan lagu ini dilatar belakangi saat van Deventer sedang mempersiapkan sebuah konferensi Alkitab di Sebring, Ohio. Van Deventer sudah lima tahun bergumul antara melakukan pelayanan penginjilan dan menjadi seorang artis yang terkemuka. "Selama beberapa waktu, saya bergumul antara talenta saya dalam bidang seni dan menjadi penginjil sepenuh waktu. Pada akhirnya suatu saat penentuan tiba, dan saya berserah sepenuhnya. Suatu hari baru memasuki kehidupan saya. Saya menjadi seorang penginjil dan menemukan di kedalaman jiwa saya suatu talenta yang sebelumnya tidak saya ketahui. Tuhan telah menyimpan sebuah lagu dalam hati saya, dan dengan suatu sentuhan nadanya, Ia membuat saya menyanyikan lagu-lagu yang tak pernah saya nyanyikan sebelumnya.” Tak lama kemudian J.W. van Deventer menulis sebuah himne, “I Surrender All” (ku berserah sepenuhnya).

Semenjak saat itulah van Deventer menjadi seorang penginjil yang sangat giat dan bersama Wilbur Chapman mereka berkeliling Amerika dan Inggris untuk mengabarkan injil. Karir van Deventer diakhiri sebagai sebagai professor dalam bidang Hymnology (Nyanyian Jemaat) di Florida Bible Institute (sekarang Trinity Bible College).

Dr. Billy Graham seorang penginjil terkemuka menuliskan kenangannya pada van Deventer: "Salah seorang penginjil yang berpengaruh pada khotbah-khotbah awal saya juga seorang penulis himne yang menuliskan 'I Surrender All'. Rev. J.W. van Deventer pengunjung teratur di Florida Bible Institute (sekarang Trinity Bible College) pada akhir 1930-an. Kami para mahasiswa menyukai orang yang ramah dengan kerohanian yang dalam ini dan sering berkumpul di rumah musim dinginnya di Tampa, Florida, untuk suatu malam persahabatan dan menyanyi."

Melodi lagu yang sangat menyentuh hati dalam lagu “Berserah Kepada Yesus” ditulis oleh Winfield Scott Weeden (1847-1908). Sepanjang hidupnya Weeden menulis banyak buku musik rohani. Namun di antara sekian banyak tulisannya, lagu “I Surrender All” merupakan lagu yang sangat menjadi favorite. Pada akhir hayatnya, nisan tempat Weeden dikuburkan tertera kata-kata “I Surrender All” yang menunjukkan bahwa sepanjang hidup sampai akhir hayatnya Weeden menyerahkan seluruh tubuh, jiwa dan Rohnya kepada Yesus.

Hymn of The Week – 06 Juli 2008