Tenanglah Kini Hatiku (KJ 410)

Judul Asli     : “He Leadeth Me”Joseph H. Gilmore (1862)

Teks           : Joseph H. Gilmore (1862)

Musik          : William Batchelder Bradbury (1864)

Alih Bahasa : E.L. Pohan (1969)

 

1. Tenanglah kini hatiku;

    Tuhan memimpin langkahku.

    Di tiap saat dan kerjaWilliam Batchelder Bradbury (1816-1868)

    tetap kurasa tanganNya.

        Ref:

       Tuhanlah yang membimbingku;

       Tanganku dipegang teguh.

       Hatiku berserah penuh

       tanganku dipegang teguh.

 

2. Di malam yang gelap benar:

    Di tangan indah dan segar,

    di taufan dan di laut tenang

    tetap tanganku dipegang.

 

3. Tak kusesalkan hidupku,

    betapa juga nasibku,

    sebab Engkau tetap dekat,

    tanganMu kupegang erat.

 

4. 'Pabila tamat tugasku,

    Kaub'rikan kemenanganMu;

    tak kutakuti maut seram,

    sebab tanganku Kau genggam.

 

"TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku." (Mazmur 23: 1)

Pada 26 Maret 1862, ketika Perang Saudara Amerika berkecamuk di seluruh negeri, Pendeta Joseph Gilmore berkhotbah di First Baptist Church di Philadelphia. Ia adalah seorang pemdeta yang masih muda dan ingin orang-orang melupakan perang yang tengah berlangsung itu dan memandang Yesus. Ia menggunakan teks dari Mazmur 23, Mazmur Penggembalaan. Kemudian, pada hari itu juga, pendeta muda Gilmore bertamu ke rumah

Seorang diaken bernama Wattson,  yang tinggal berseberangan dari gereja. Sehabis kebaktian ia bergabung dengan pemilik rumah dan bicara tentang Mazmur 23. Ide bahwa "Tuhan selalu memimpin kita apapun situasinya" tak dapat lepas dari benaknya.

Waktu ia kekamarnya, Gilmore mulai menulis bait-bait syair pada secarik kertas. Setelah 5 hari di Philadelphia, ia pulang kerumah dan memberikan syair itu pada istrinya agar dipelajari. Setelah itu dia lupa akan tindak lanjut syair tersebut. Beberapa bulan kemudian istrinya, tanpa memberitahu Gilmore, mengirim syair tanpa nama ke Watchman and

Reflector dan diterbitkan pada December 4, 1862. Disitu tertulis nama :Contoocock. Nama samaran itu rupanya dianjurkan oleh pengirim syair tersebut. Syair tersebut akhirnya diberi lagu oleh William B. Bradbury. Baik text dan musik lagu ini pertama kali terbit di Bradbury's GoldenCenser (New York, 1864).

Tiga tahun setelah pendeta Gilmore memberikan syair kepada istrinya, ketika sedang berkhotbah di gereja lain, ia mendengarkan jemaat setempat menyanyikan syairnya. Kemudian dia membuka buku nyanyian jemaat gereja setempat dan menemukan syairnya telah menjadi nyanyian jemaat dan lagunaya digubah dengan baik oleh oleh Bradbury. Dia baru tahu, isterinya telah mengirim syair itu ke sebuah majalah Kristiani dan William Batchelder Bradbury telah membuat lagunya yang kemudian dikenal dengan judul ”He Leadeth Me”. Lagu ini kemudian diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia oleh E.L Pohan pada tahun 1969.

Hymn Of The Week - Warta Jemaat, 15 Februari 2009

Hubungi Kami

Gereja Kristen Indonesia Serpong
Giri Loka 2, Jl. Gunung Merbabu Blok R
BSD City, Tangerang Selatan, Banten
INDONESIA

Phone: 021-5370366, 021-70604891
Fax: 021-5372125, Email: kantor@gkiserpong.org
Naskah artikel ke webgkis@gmail.com

Kantor Gereja

Jam Kerja Kantor:
Hari Minggu: Pkl. 07:00-12:00 & 16:30-19:00 wib
Hari Selasa s/d Sabtu: Pkl. 08:00-16:00 wib

Kunjungan

Flag Counter